Penyakit Non Infeksi Pada kelapa Sawit

1. Patah Pangkal Pelepah
gejala lebih dikenal dengan istilah sengkleh, sering di jumpai pada tanaman berumur lebih dari 8 tahun, biasanya muncul setelah periode tinggi. pelepah-pelepah terbawah terkulai dan patah pada 0,5-0,8 m dari pangkalnya.
gejala ini lebih sering terjadi dan lebih berat pada tanaman Deli dura tipe dumpy. penyakit ini tidak mematikan tanaman, tetapi dapat mendorong busuk tandan yang disebabkan oleh jamur Marasmius.

2. Kuning Gambut(Peat Yellowing)
ganguan ini umumnya dijumpai pada kelapa sawit yang di tanam di tanah gambut. gejala awal ditandai dengan berkembangnya garis-garis hijau pucat hingga keputihan pada anak daun, selanjutnya berbintik-bintik sehingga daun tampak berwarna jingga. gejala berat ditandai dengan banyaknya pelepah bawah yang mengering, kadang kala terjadi keracunan dengan gejala definisi Mg dan K. Ketidakseimbangan hara makro terutama Mg dan K dengan hara makro terutama Cu dan Mn, serta drainase yang buruk diduga penyebab ganguan ini.

3. Kerusakan Oleh Angin(Wind damage)
kasus ini sering terjadi pada kelapa sawit yang ditanam pada tanah-tanah bertekstur ringan dan pada tanah mineral di kaki bukit. gejalanya mulai dari pecah pelepah, fragmentasi anak-anak daun, patah pucuk, patah pangkal pupus, hingga tumbangnya tanaman. kerusakan berat dapat pula mendorong terbentuknya bunga-bunga jantan yang berakibat turunya produksi 1-2 tahun.
akibat yang lebih buruk adalah berkembangnya busuk pangkal pupus karena terinfeksi oleh mikro organisme patogenik terutama bakteri.

4. Transpalanting Shock
gejala transplanting disebabkan oleh buruknya pelaksanaan teknik pindah-tanam yang menyebabkan kerusakan pada masa akar, dan diperberat oleh kekurangan air. bibit yang bergejala ringan akan pulih, tetapi bibit yang bergejala berat akan mengering dan mati.

5. Pecah Tandan(Bunch fracture)
kasus ini lebih sering dijumpai pada tanaman dewasa/tua gejalanya ditandai dengan patahnya stalk pada 1/3-1/2 dari panjang tandan yang jatuh ke tanah. sedangkan 1/2-3/4 bagian pangkalnya masih tertingal di pohon. tandan yang pecah umumnya berumur lebih dari 5 bulan atau pada masa akhir pematangan buah.

6. Tersambar Petir
kerusakan tanaman kerena tersambar petir lebih sering terlihat pada areal berbukit dibanding pada areal rata dan rendahan. besarnya kerusakan beragam, kadang-kadang hanya 1 pohon, tetapi lebih sering terjadi pada sekelompok tanaman. tanaman yang menjadi pusat sambaran biasanya akan mati setelah 1-2 minggu, dan tanaman di sekelilingnya hanya bergejala ringan berupa mengeringnya ujung-ujung pelepah yang bersingungan langsung dengan tanaman pusat sambaran.

7. Dampak kekeringan dan kebakaran (impacts of prolonged water deficit and fire)
gejala kekeringan pada kelapa sawit antara lain akumulasi pupus, pelepah mengering mulai dari bawah, sengkleh, pupus patah, bunga betina dan tandan muda aborsi, bunga jantan banyak muncul, pada kondisi ekstrim pertumbuhan terhambat dan bila sangat ekstrim tanaman menjadi mati. kekeringan karena kemarau panjang kerap memicu dan pemacu kebakaran. kekeringan dapat menyebabkan turun produksi 20 – 65%. dampak kebakaran tanah gambut lebih berat dibandingkan tanah mineral.

8. Fitotoksisitas (phytotoxicity) oleh herbisida dan insektisida
gejala fitotoksisitas karena herbisida sering dijumpai pada bibit karena percikan penyemprotan ketika mengendalikan gulma dan mengenai tanaman.
ciri-ciri fitotoksisitas
1. umumnya bercak-bercak atau garis putih(klorosis)
2. daun seperti terbakar
3. kadang-kadang terjadi malformasi (salah bentuk) seperti bengkok, atau leher panjang.
sedangkan insektisida dengan bahan aktif triklorfon dapat menyebabkan daun-daun muda tidak membuka, anak daun melekat pada pelepahnya.

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s